Funkot, musik dugem Indonesia yang booming di Jepang

Ternyata ada loh musik Indonesia yang terkenal sampai ke Jepang sana! Mau tahu? Ayo baca artikel ini.

Funkot Itu Apa?

Funky Kota, atau yang lebih popular dengan sebutan Funkot, merupakan jenis musik yang sering dimainkan pada klub – klub dan diskotik di daerah Kota. Musik ini merupakan sub genre dari musik house atau funky di mana musik dimainkan dengan tempo upbeat dan dengan bass line yang menggema, sangat cocok untuk mengiringi para pengunjung ‘berajojing’ ria. Funky Kota sendiri merupakan pengembangan lanjut dari musik house dimana terdapat unsur – unsur musik lokal Indonesia yang dimasukkan seperti dangdut, campur sari, gamelan, dan sebagainya walaupun tidak selalu. Umumnya musik Funkot merupakan versi remix dari musik – musik lokal Indonesia yang sedang naik daun, namun tidak jarang pula para DJ Funkot yang me-remix musik – musik dari artis – artis luar negeri. Kata Funky Kota itu sendiri muncul dengan hanya menggabungkan kata Funky dan Kota yang digunakan untuk menyebut jenis musik disko yang sering dimainkan di daerah Kota. Funky Kota juga memiliki sebutan lain seperti House Kota, Timplung, dan Tung – Tung. Tung –Tung, merupakan kata yang terbentuk berdasarkan bunyi dari musik Funky Kota itu sendiri yang menyerupai suara “tung – tung – tung – tung”. Musik ini kadang diidentikkan dengan musik terminal dan musik angkot karena biasanya musik ini dimainkan pada diskotik di dekat terminal di mana pengunjungnya adalah para supir angkutan.

Selain karakteristik dasarnya yang merupakan campuran genre house dan dangdut, Funkot dikenal dengan tempo lagunya yang cepat (180 BPM), khas funkot adalah pattern triplet bass kick, cowbell, dan banyak sampling. Genre yang awal mulanya terkenal di Kota kemudian dibawa di Jepang oleh DJ Jet Baron yang kemudian diikuti oleh banyak DJ di sana dan akhirnya menjadi sukses besar di Jepang. Jadi salah anggapan bahwa sebenarnya lagu funkot hanya sekadar ‘lagu angkot’.

Sejarah & Perkembangan Funkot Di Indonesia

Tidak dapat dipastikan sejak kapan jenis musik ini lahir, namun beberapa pengamat musik berpendapat bahwa perkembangan musik ini tidak terlepas dari peran salah satu pelopor aliran musik ini yaitu grup musik Barakatak. Grup musik yang sebenarnya telah ada pada era 90-an ini baru terdengar dan terkenal oleh anak – anak muda sejak beberapa tahun lalu berkat jasa Youtube. Barakatak mulai dikenal lewat video klip yang berjudul ‘Buka – bukaan’. Lagu tersebut merupakan versi remix dari lagu ‘dragostea din tei’ yang populer akibat film animasi ‘Chicken Little’. Lagu yang dipopulerkan oleh grup musik asal Moldova, O-Zone tersebut kemudian diparodikan, diganti liriknya menjadi bahasa Indonesia dan dikemas dengan video klip yang sangat jenaka. Dari situlah nama Barakatak diingat sebagai keyword Youtube untuk video – video yang lucu. Mungkin sejak saat itulah semakin mencuatlah kata Funky Kota ke kancah musik Indonesia. Namun selalu saja ada kontroversi, banyak orang yang mengkritik Funkot hanya sebagai musik murahan, kampungan, dan hanya berfungsi sebagai gimmick saja.

Ini nih lagunya …

Musik Funkot mencuat ke permukaan sekitar tahun 2006 berkat sebuah grup musik anak muda kreatif yang menyebut diri mereka ‘Jalur Pantura’. Grup musik yang berprinsip ‘Pantang Pulang Sebelum Bergoyang’ tersebut memiliki live performance yang unik yaitu terdiri dari dua DJ dan sebelas penari tanpa koreografi yang menggunakan kostum – kostum yang kreatif pada setiap aksinya. Grup musik ini sempat sukses menjadi langganan pengisi acara – acara pentas seni SMA – SMA di sekitar Jakarta Selatan.

Dengan kesuksesan Funkot, nampaknya menginspirasi musisi dangdut untuk memasukkan unsur Funkot ke dangdut tertutama Koplo yang beatnya cepat seperti Funkot. Di tahun 2006an, SMS, lagu dangdut yang mengadopsi gaya Funkot meledak dan menjadi fenomena. Selepas itu makin banyak lagu-lagu dangdut yang diaransemen dengan gaya Funkot seperti lagu Cinta Satu Malam yang juga jadi top hits. Sepertinya dari lagu SMS-lah yang membuat sound khas Funkot merambah jalur mainstream yang awalnya boleh dibilang sebagai musik underground yang dimainkan di club-club saja.

Ada yang ingat lagu SMS dan Cinta Satu Malam? Ini nih videonya …

Funkot di Jepang

Funkot telah merambah Jepang. Adalah DJ Jet Baron (nama asli Mandokoro Takano) yang membawa langsung Funkot dari kota kelahirannya, Jakarta Kota, ke Shibuya, Jepang. Ia belajar langsung Funkot ke Jakarta dan menyebarluaskannya ke Jepang.

DJ Jet Baron
DJ Jet Baron

Menurut DJ Jet Baron, Normalnya genre musik EDM ketika dimainkan memiliki BPM yang konstan dari awal. Namun dalam Funkot, sangat dimungkinkan mengubah tempo secara drastis dari satu bagian lagu ke bagian lagu lainnya dengan menggunakan transisi “Are You Ready!!”. Hal inilah yang menjadikan keunggulan musik Funkot yaitu memiliki downbeat yang jarang ditemukan pada genre musik EDM yang lain.

Dewasa ini Funkot telah digunakan dalam berbagai Industri Entertaintment di Jepang, antara lain Permainan DDR (Dance-Dance Revolution, Game Mesin Taiko Jepang (Pop’n Music 18 Sengoku Retsuden, Lagu AKATSUKI), Background Music Game, dan lain-lain.

Ini nih lagu Akatsuki-nya, ada yang sudah pernah main?

Versi Original :

https://www.youtube.com/watch?v=eXBeeX0fR3Q

Extended Mix by DJRonny :

Sebuah grup penyanyi yang dinamakan “hy4_4yh” (dibaca Hyper Yoyo) dibentuk untuk menyanyikan lagu-lagu Funkot. Pada tahun 2013 mereka merilis lagu Funkot Perdana yang berjudul TICCKKEE DAISAKUSEN – YAVAY (dibaca “Yabai”)

Ini nih musiknya, ayo digoyang braay!

Di tahun 2015, Blue Train memperkenalkan single Battaman yang diproduseri Maeyamada Kenichi alias Hyadain, serta maestro musik electro dance Jepang Tetsuya Komuro. Khalayak Jejepangan Indonesia mungkin lebih mengenal grup boyband Choutokyuu alias Blue Train sebagai “boyband funkot”. Battaman terdengar sangat funkot dengan ciri khas musiknya yang cepat dan menghentak. Apalagi ada banyak sample suara berbahasa Indonesia seperti “terima kasih”, “sama-sama”, dan “aku cinta kamu”.

Ini nih lagunya …

Saat ini telah banyak DJ di Jepang yang memfokuskan diri kepada musik Funkot serta merilis lagu-lagu anime (anisong) dalam bentuk funkot. Hal ini berimbas pada populernya musik Funkot di kalangan penggemar anime Jepang (Otaku).

Beberapa DJ tersebut adalah Shisotex, Jockie “MastaBass” Suama (JMBS), Richiter, DJ KUBUS dan lain-lain.

Lalu, adakah remixer Indonesia yang me-remix lagu-lagu Jepang? Jawabnya ada. Beberapa diantaranya adalah Mbah Kacang, Anime-Project, Ramakun, Revy Miko, TEGRA*39, Anoku-ID.

Berikut ini adalah karya-karya mereka, saya pilihkan lagu yang sudah dikenal di Indonesia, ayo di-follow akunnya!

1. Attack on Titan Versi Funkot by Mbah Kacang

2. Butterfly Digimon by Anime-Project

3. Courage SAO Indonesian Version by Ramakun

4. Bon Appetit Blend S by Revy Miko

5. Pa Pa Tu Tu Wa Wa (Kakuchou Shoujo Kei Trinary) by TEGRA*39

6. Ano ne~ Anone~ Platelet-chan Tiktok Version by Anoku-ID

Semoga musik funkot makin berkembang dan makin diminati di masa depan, ya! Terima kasih telah membaca artikel ini.

Referensi :

Funkot, Musik Asli Indonesia yang Dipandang Sebelah Mata – Nirwanirwan Media
Funkot – Agusraharj
Funkot dan Prasangka Sosial Negatif di Indonesia – Nauf-vault

Sharing is caring!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.