Semua tulisan dari Anoku

Kiss X Sis Fansub Announcement

HIKARI akan menambah satu lagi anime yang akan di sub, yaitu Kiss X Sis OVA (total 4 episode) sebagai project sampingan selain Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai. Project dimulai 2 minggu lagi setelah selesai release Ore no Imouto 06.

Deskripsi :

Rating : 17+
Genre : School life, Harem, Ecchi

Kiss X Sis, sebuah anime yang diangkat dari Seinen Manga, dimulai ketika Suminoe Keita, seorang siswa kelas 3 SMP belajar untuk ujian masuk SMA. Ia hidup di rumah bersama kakak kembarnya yang merupakan kakak tiri, yaitu Ako dan Riko yang selalu mencium, memeluk, dan mempertunjukka rasa cintanya kepada Keita di muka umum. Mereka selalu membantu Keita di dalam belajarnya untuk tes masuk SMA. Keita mulai menjadi bersikap romantis kepada kedua kakak tiri kembarnya padahal pada awalnya Keita tidak menyukainya, walaupun mereka tak ada hubungan darah. Melihat tingkah laku Keita dan para kakaknya, kedua orang tua mereka mendorongnya untuk menikah dengan salah satu dari mereka, dengan Ako dan Riko selalu berselisih untuk mencoba dan mendapatkan perhatian dari Keita.

Yupz, otanoshimi ni…

Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai 04

Yosh! Akhirnya bisa release juga hari ini
langsung saja yang mau download silahkan langsung di IDWS
ini linknya :

IDWS

File Information :

Original Name : [HIKARI]_Ore_No_Imouto_-_04.mkv
Size : 168 MB
Codec : MP4
Format : MKV
Bahasa : Bahasa Indonesia

Untuk OreImo 04 ini tidak ada edisi Bahasa Gaul.
Untuk OreImo 05 mungkin akan digabung release nya dengan OreImo 06, sesuai pengumuman sebelumnya 😀

Di Oreimo 04 ini ternyata ada lagu Endingnya juga loh yang merupakan hasil kontes yang diadakan Aniplex untuk mencari lagu Ending untuk anime OreImo

Link : http://www.animenewsnetwork.com/news/2010-05-20/ore-no-imouto-ga-konnani-kawaii-wake-ga-nai-ending-theme-contest-held

dengan hasil yang terpilih lagu Shiroi KOKORO

Kaomoji

Komunikasi lewat tulisan memiliki kelemahan mendasar dibanding dengan secara lisan. Apa itu? Ekspresi…. Ya, dengan ekspresi orang lain dapat mengerti kondisi kita.

Namun kelemahan ini membuat pola pikir manusia menjadi kreatif alias tidak menyerah akan kekurangan di sisi ini. Solusi tersebut telah kita kenal sebagai emoticon smiley yang terdiri dari karakter khusus seperti titik dua (:), dash (-) dan tanda kurung. Misalnya, jika kita memberitahukan status bahagia kita di situs sosial seperti Facebook, cukup sertakan karakter 🙂 pada akhir kalimat sehingga bila dibaca dengan kepala menyamping akan terlihat seperti wajah yang tersenyum.

Walaupun demikian, kepala yang terus-menerus dengan posisi miring akan membuat otot kita sakit (bahu kiri mengalami tegangan kompresi, sedangkan bahu kanan mengalami tegangan tarik, menurut Aaron Deutschman dalam bukunya Machine Design, Theory and Practice) sehingga banyak yang menganggap bahwa smiley sudah basi. Ada emoticon dari Jepang yang memiliki sebutan kaomoji (顔文字) yang mulai merebak di kalangan netter. Keunggulan dari emoticon ini sudah jelas, yaitu membuat kepala kita lurus sehingga tidak sakit bahu lagi.

Secara harafiah, kao berarti wajah, dan moji berarti huruf. Jadi, bisa diartikan bahwa kaomoji adalah huruf-huruf yang dapat mencerminkan ekspresi wajah.

Tampilan kaomoji lebih ekspresif, dibandingkan face mark buatan Amerika, seperti 😀 atau 😛 atau :-). Memahaminya pun tidak perlu memiring-miringkan kepala Anda. Cukup sedikit berimajinasi dengan menatapnya secara tegak lurus, seperti kita membaca biasa. Unsur-unsur karakter khusus yang membentuknya biasanya terdiri dari tanda kurung tutup sebagai wajah, tanda kutip sebagai mata, dan garis bawah sebagai mulut. Kadang kita pun dapat menambahkan gerakan tangan dengan menyisipkan karakter tertentu. Sekilas mirip dengan tokoh-tokoh kartun gaya Jepang. Mukanya bulat, dengan ekspresi mata khas kartun anime. Elemen utamanya adalah karakter tanda kurung yang membentuk pipi dan dan garis bawah yang membentuk mulut.

Contohnya, (^_^) yang digunakan untuk mengekspresikan senyum, atau sedang bahagia. Kalau senyum terpaksa, hilangkan saja tanda kurungnya, sehingga menjadi ^_^. Ingin menggunakan ekspresi tangan? Bisa saja. Misalnya ingin mengacungkan jempol tanda salut, tinggal ketik seperti ini (^_^)d. Selain itu, Anda juga bisa menampilkan simbol keringat atau air mata yang sedang mengalir seperti (^ ^;) atau (T-T).

Kaomoji cukup fleksibel. Dengan karakter-karakter dasarnya, Anda masih bisa berkreasi lebih jauh untuk menciptakan simbol ekspresi yang lebih unik. Misalnya, saat Anda sedang ber-chatting ria dengan kawan Anda, dan ditanya apa yang sedang Anda lakukan, Anda bisa menjawabnya dengan gaya anime yang unik.
[Aku lagi santai sambil merokok nih (^ o ^)y-~~~~~]. Menarik kan?

Berikut ini adalah Contoh Kaomoji :

Tersenyum
(^_^)

Tersenyum
(^-^)

Tertawa lebar
(^O^)

Senyum simpul
(^.^)

Bersorak riang
\(^O^)/

Berseru
(^3^)

Senyum malu, tersipu
(*^-^*)

Senyum merona
(o^-^o)

Merasa terganggu
(“-”; )

Gugup
(-_-; )

Garuk-garuk kepala, tidak tahu
f(^_^)

Menangis
(T_T)

Menitikkan air mata
(; _ 😉

Manyun
(” ~ “)

Geram
(>_<) Marah (-_- #) Bete (+_+) Pusing (x_x) Bertanya-tanya, Bingung (?_?) Melotot, heran (@_@) Tidur (_ _)zzZZ Bosan sampai ketiduran (_ _') Good bye (^o^)/~~ Memohon m(_ _)m Mendengarkan w(^_^) Mencium (*^3^) Dicium (*^.^*) Malu (=_=) Tersipu (#^^#) Bermimpi (_ _)..ooOO Menulis ( ..)ᴓ Berlari ((( (((;^ ^) Tergesa-gesa C=C=(;' _') Putus asa (o_ _)o Acungkan jempol (^_^)b Tanda peace (^_^)v Ngajak berantem (p^ ^)p Merokok (" 3 ")y-~~~- Merokok y(^o^)..ooOO Ultraman (@|@) Satria Baja Hitam (@w@) ET (-)(-) Tikus (" )~ Kodok n("~")n Babi (^o_o^) Kucing (=^.^=)



Perkembangan kaomoji tak hanya sebatas tulisan ketik. Para penggila Kaomoji sampai rela mengembangkan boneka-boneka kaomoji dan gantungan kunci kaomoji yang lucu-lucu.

Pengumuman

Untuk minggu depan, anime OreImo 05 mungkin akan rada telat seminggu releasenya dan kemungkinan akan direlease berbarengan dengan OreImo 06 karena Translator sedang menghadapi UTS di perkuliahannya..

Harap dimaklumi..

Ojigi

Hari ini saya akan membahas tentang Ojigi.
Materi ini pernah saya presentasikan dalam mata kuliah NIHONGAKU (Budaya Jepang) semester I yang lalu.

PENDAHULUAN

Pernahkan teman-teman melihat (misalnya di Anime atau Dorama) orang Jepang yang selalu membungkukkan badan ketika bertemu dengan orang lain? Mereka saling membungkukkan badan untuk menunjukkan rasa hormat pada lawan bicara. Budaya membungkukkan badan inilah yang disebut dengan Ojigi.

PEMBAHASAN MATERI

Bahasa tubuh orang Jepang untuk mengungkapkan penghormatan memang unik. Mereka biasa membungkukkan tubuhnya untuk sebagai ungkapan rasa hormat, permohonan maaf, beribadah dan/atau kasih sayang. Gerakan tersebut bisa
dilakukan dengan kemiringan tertentu, dan kadang dilakukkan dengan berulang-ulang.

Dalam budaya Jepang cara menghormat dengan membungkukkan badan, misalnya saat mengucapkan terima kasih, permintaan maaf, memberikan ijazah saat wisuda, dsb disebut dengan OJIGI.

Ada dua jenis ojigi :

1. ritsurei (立礼) yaitu ojigi yang dilakukan sambil berdiri. Saat melakukan ojigi, untuk pria biasanya sambil menekan pantat untuk menjaga keseimbangan, sedangkan wanita biasanya menaruh kedua tangan di depan badan.
2. zarei (座礼).adalah ojigi yang dilakukan sambil duduk.

Berdasarkan intensitasnya, ojigi dibagi menjadi 3, semakin lama dan semakin dalam badan dibungkukkan menunjukkan intensitas perasaan yang ingin disampaikan:

1. saikeirei (最敬礼),adalah level yang paling tinggi, badan dibungkukkan sekitar 45 derajat atau lebih
2. keirei (敬礼), yaitu badan dibungkukkan sekitar 30-45 derajat
3. eshaku (会釈), adalah membungkukkan badan sekitar 15-30 derajat

Saikeirei sangat jarang dilakukan dalam keseharian, karena dipakai saat mengungkapkan rasa maaf yang sangat mendalam atau untuk melakukan sembahyang. Untuk lebih menyangatkan, ojigi dilakukan berulang kali. Misalnya saat ingin menyampaikan perasaan maaf yang sangat mendalam.

Selain membungkukkan badan, di Jepang juga ada tradisi jabat tangan untuk menunjukkan keramahtamahan dan kehangatan.

Sedangkan tradisi cium tangan, cium pipi dan sungkem tidak biasa dilakukan di Jepang.

Kesalahan yang sering terjadi jika seorang Indonesia datang ke Jepang atau baru mengenal budaya Jepang adalah saat melakukan ojigi, wajah tidak ikut ditundukkan melainkan memandang lawan bicara. Hal ini mungkin terjadi karena terpengaruh gaya jabat tangan yang lazim dilakukan sambil saling berpandangan mata. Kesalahan lain yang juga sering terjadi adalah mencampurkan ojigi dan jabat tangan. Hal ini juga kurang tepat dipandang dari tradisi Jepang.

TATA CARA OJIGI

Berdiri dengan sikap sempurna seperti dalam baris berbaris di hadapan orang/sekelompok orang atau benda, kemudian tundukkan/condongkan tubuh mulai dari pinggang ke atas sehingga dapat ditarik garis lurus mulai dari kepala hingga pinggang secara horisontal. Lakukanlah berulang-ulang untuk dapat menghayati orang Jepang melakukannya.

KAPAN OJIGI DIPERGUNAKAN?

1. Saat memperkenalkan diri.
2. Saat meminta maaf.
3. Saat membalas Ojigi orang lain.

Bagi yang ingin mengetahui Ojigi, silahkan lihat di Video berikut ini :

http://www.youtube.com/watch?v=zxEmMkx-BSA

Anime & Manga dari waktu ke waktu didalam perkembangan kultur Indonesia pada masa Orde baru

PERKEMBANGAN KOMIK

Yakni dimana jamannya keemasan manga serial cantik, yg dimulai dari candy-candy, half moon, yokohama, topeng kaca, dan sebagainya. dan harganya sungguh murah hanya Rp. 1500,-. Sedang manga shonen (untuk pembaca anak laki-laki) dimulai dari Detective Conan (hingga saat ini lom tamat juga), Shoot (well nyaris saja melupakan komik ini),doraemon, dan lain-lain.

Komik berating dewasa juga diterbitkan seperti: peacok king, tinju bintang utara, sekolah laki-laki utara (ditrans ke indonya emang begitu) dimana komik komik ini bukunya tebal dan besar. dgn isi konten yg luar biasa penuh dgn darah kekerasan. Tapi anehnya untuk gambar-gambar explisit tubuh manusia dirombak secara paksa/dikaburkan/dihilangkan. Tetapi adegan tinju yg merontokan gigi. ptongan tubuh tercerai burai tidak di sensor?
dan dimulainya komik komik china yakni Pedang Maha Dewa, tapak sakti. well jika disebutkan Tony Woo. dimana sampai sekarang masih memiliki penggemar tersendiri.

Beberapa komik indonesia juga mulai bermunculan seperti komik si buta dari goa hantu yg di berbentuk novel kecil kertas tipis putih tapi dgn garis yg khas Indonesia yakni banyaknya penggunaan efek bayangan (walau disayangkan rata-rata komikus indo masih memilih garis khas jepang yg halus, atau guratan presisi barat)

Komik pada jaman itu masih di beri cover kertas, dan mudah sekali lepas. terutama untuk serial komik berwarna pertama yakni sailor moon, dimana berat dan lemnya sungguh menyedihkan serta kurangnya perhatian pada isi dari komik itu sendiri, seperti Sensor yg berlebihan pada beberapa gambar yg merupakan gangguan untuk menikmati secara sempurna komik tersebut.

PERKEMBANGAN ANIME

Dimulai dari Patlabor yg ditayangkan di TVRI, dengan full dubbing (bahasa indonesia) bahkan OP ED anime tersbut juga didubbing ke indonesia, serta beberapa sensor juga diberlakukan sehingga ada beberapa adegan yg hilang/digelapkan. (Ada yg ngomong Voltron, Mazinger sempat ditayangkan tapi saya tidak pernah melihatnya)

Lalu dilanjutkan Super Dimensional Fortress Macross, Majo, Doraemon (RCTI). Magic Knight Rayearth (RCTI), Candy Candy(RCTI) (sepertinya diilhami banyaknya penggemar komik candy candy) yang setiap animenya tentu saja didubbing secara sempurna walau emosi dan nada sering kali miss serta dubbing yg dilakukan oleh orang itu itu saja. (sadar atau tidak film barat/timur banyak yg didubbing oleh seiyuu (perngisi suara) yg sama)

tidak semua judul saya jabarkan disini karena terlalu banyak. dengan isi konten yg terlalu banyak.

PANDANGAN MASYARAKAT

Adalah komik merupakan buku bacaan yg ditunjukan untuk anak kecil, serta anime merupakan hiburan anak kecil. Dan disitulah muncul kebiasaan Brand image (Hal yg diingin akan mengenai nama tertentu, seperti Aqua dimana itu merupakan merek air kemasan plastik, tapi oleh bangsa Indonesia termasuk saya tentu saja, sering kali melupakan hal tersebut. sehingga pada saat membeli air kemasan merek apa pun pada warung warung “bang aquanya ada?” “ada” yg dibeli bukan Aqua tapi Ades) sehingga menyebakan Komik dan anime merupakan hobi yg diperuntukan untuk anak-anak yg tidak layak dikonsumi oleh org dewasa krn berisikan hal-hal yg tidak logis serta kekanak-kanakan yang hingga kini masih dipegang oleh kebanyakan pandangan masyarakat.

Tetapi yang membuat aneh dan sungguh terjadi adalah pandagan masyarakat pada komik-komik barat seperti Iron man, Super Man, Spiderman. Orang dewasa membeli dianggap wajar. Fenomena yg lucu, yang mungkin disebabkan oleh Komik dewasa pertama yg beredar di Indonesia serta mengandung isi yg maskulin khas barat (Para Jagoan Berotot kekar tinggi, gagah, ganteng, pinter, dilengkapi dengan pasangan wanita yang aduhai semampai disebut dynamite body(?), dan musuh yang selalu berbentuk jelek serta selalu kalah) lebih mudah diterima dibanding yg mayoritas komik berbedar pada jaman itu masih berorentasi pada serial cantik dan serial anak-anak.

Credits to : Warsong @IndoAnime.net (www.indoanime.net/forum)

Sejarah Anime

Bagi teman-teman sekalian yang hobi mengoleksi anime dan nonton anime wajib baca nih!! Bagaimana sih anime tercipta pada awal mulanya? Yuk kita simak artikel berikut.

SEJARAH ANIME

Anime adalah istilah yang digunakan untuk menyebutkan film animasi/kartun Jepang. Kata tersebut berasal dari kata animation yang dalam pelafalan bahasa Jepang menjadi animeshon. Kata tersebut kemudian disingkat menjadi
anime. Meskipun pada dasarnya anime tidak dimaksudkan khusus untuk animasi Jepang, tetapi kebanyakan orang menggunakan kata tersebut untuk membedakan antara film animasi buatan Jepang dan non-Jepang.
Sejarah karya animasi di Jepang diawali dengan dilakukannya First Experiments in Animation oleh Shimokawa Bokoten, Koichi Junichi, dan Kitayama Seitaro pada tahun 1913. Kemudian diikuti film pendek (hanya berdurasi sekitar 5 menit) karya Oten Shimokawa yang berjudul Imokawa Mukuzo Genkanban no Maki tahun 1917. Pada saat itu Oten membutuhkan waktu 6 bulan hanya untuk mengerjakan animasi sepanjang 5 menit tersebut dan masih berupa “film bisu”. Karya Oten itu kemudian disusul dengan anime berjudul Saru Kani Kassen dan Momotaro hasil karya Seitaro Kitayama pada tahun 1918, yang dibuat untuk pihak movie company Nihon Katsudo Shashin (Nikatsu). Pada tahun 1918 Seitaro kembali membuat anime dengan judul Taro no Banpei. Tetapi semua catatan tentang anime tersebut dikatakan hilang akibat gempa bumi di Tokyo pada tahun 1923.

Selain Oten dan Seitaro, ada juga beberapa animator lain seperti, Junichi Kouichi (Hanahekonai Meitou no Maki, 1917), Sanae Yamamoto (Obasuteyama, 1924), Noburo Ofuji (Saiyuki, 1926 dan Urashima Taro, 1928), Yasushi Murata (Dobutsu Olympic Taikai, 1928). Pada saat itu, muncul pula anime pertama yang mempunyai sekuel yaitu Sarugashima (1930) dan kelanjutannya yaitu Kaizoku-bune (1931).
Pada tahun 1927, Amerika Serikat telah berhasil membuat animasi dengan menggunakan suara (pada saat itu hanya menggunakan background music). Jepang kemudian mengikuti langkah itu dan anime pertama dengan menggunakan suara musik adalah Kujira (1927) karya Noburo Ofuji. Sedangkan anime pertama yang “berbicara” adalah karya Ofuji yang berjudul Kuro Nyago(1930) dan berdurasi 90 detik. Salah satu anime yang tercatat sebelum meletus Perang Dunia II dan merupakan anime pertama dengan menggunakan optic track (seperti yang digunakan pada masa sekarang) adalah Chikara To Onna No Yononaka (1932) karya Kenzo Masaoka.
Dalam tahun 1943 Masaoka bersama dengan seorang muridnya, Senoo Kosei, mereka membuat kurang lebih lima episode anime berjudul Momotaro no Umiwashi (Momotaro, the Sea Eagle). Anime yang ditayangkan ini merupakan anime Jepang pertama dengan durasi lebih dari 30 menit (short animated feature film). Mendekati akhir dari Perang Pasifik, yaitu pada bulan April 1945, Senoo telah membuat dan menampilkan kurang lebih sembilan episode anime yang merupakan karya besarnya, Momotaro: Umi no Shinpei (Momotaro: Devine Soldier of the Sea). Anime ini merupakan anime Jepang pertama yang berdurasi panjang, yaitu sekitar 72 menit (animated feature film). Keduanya adalah anime propaganda yang mengadaptasi dari cerita legenda terkenal Jepang, Momotaro, dan merupakan salah satu dari anime terpopuler pada masa tersebut.

Noburo Ofuji juga pernah mencoba membuat anime yang berwarna. Pada saat itu ia membuat anime Ogon no Hana (1930) dengan hanya 2 warna, tetapi tidak pernah dirilis. Anime pertama yang dirilis dengan warna baru muncul lama setelah itu yaitu Boku no Yakyu (194 8) karya Megumi Asano.
Setelah Perang Dunia II, industri anime dan manga bangkit kembali berkat Osamu Tezuka. Orang yang dijuluki “God of Manga” ini pada saat itu baru berusia sekitar 20 tahun dan karyanya adalah Shintakarajima yang muncul pada tahun 1947. Hanya dalam beberapa tahun saja, Tezuka kemudian menjadi sangat terkenal.
Ketika habis masa kontraknya dengan Toei pada tahun 1962, Tezuka kemudian mendirikan Osamu Tezuka Production Animation Departement, yang kemudian disebut dengan Mushi Productions dengan produksi pertamanya film pendek berjudul Aru Machi Kado no Monogatari (1962). Produk Mushi Production yang terkenal adalah Tetsuwan Atom. Namun Tetsuwan Atom bukanlah animasi televisi buatan lokal pertama yang ditayangkan. Tahun 1960 adalah pertama kalinya ditayangkan anime TV di Jepang, yaitu Mittsu no Hanashi (Tree Tales) – The Third Blood yang merupakan anime TV Special. Dilanjutkan dengan penayangan serial anime TV produksi Otogi-Pro berjudul Instant Story pada tanggal 1 Mei 1961 di stasiun televisi Fuji (Fuji Terebi). Walaupun hanya berdurasi 3 menit serial ini cukup mendapat popularitas serta bertahan hingga tahun 1962. Penayangan anime tersebut merupakan merupakan tanda bagi kelahiran anime TV Series produksi Jepang yang pertama. Meski demikian, Tetsuwan Atom adalah anime pertama yang ditayangkan secara reguler. Acara ini sangat terkenal bahkan sampai ke beberapa negara di luar Jepang (di Amerika Tetsuwan Atom dikenal sebagai Astro Boy).

ANIME GENERASI BERIKUTNYA
Sekitar tahun 1960-an, anime di televisi kebanyakan masih ditujukan untuk anak-anak. Materi cerita yang disajikan masih berkisar dalam kebaikan melawan kejahatan dan sesuatu yang lucu. Meski demikian dalam beberapa anime seperti 8-Man, diceritakan bahwa tokoh utamanya mati terbunuh kemudian dihidupkan kembali sebagai cyborg atau bahkan Mach Go Go Godengan plot yang agak mendalam tetapi semua masih tetap menitikberatkan pada pertentangan antara kebaikan dan kejahatan.
Perubahan baru mulai tampak terjadi pada era 1970-an. Anime yang diangkat dari karya mangaka dengan nama Monkey Punchyaitu Lupin Sansei (Lupin III) menjadi anime yang ditujukan bagi penonton dewasa dengan menyajikan humor-humor dewasa dan slapstick violence. Acara televisi ini ternyata sangat digemari sehingga muncul dalam bentuk film dan bahkan serial televisinya pun dibuat menjadi 2 sekuel.
Robot besar dalam anime pertama kali diperkenalkan pada tahun 1966 melalui karya Shotaro Kaneda, Tetsujin 28. Sejak itu mulai bermunculan anime-anime yang bertema hampir serupa. Pada tahun 1979, muncul anime Kidou Senshi Gundam yang menurut sebagian orang pada saat itu merupakan “formula campuran” antara robot dari Tetsujin 28 dan cerita kepahlawanan luar angkasa dari Uchuu Senkan Yamato.
Memasuki era 80-an, anime semakin digemari dan semakin banyak produser film yang berusaha memenuhi keinginan masyarakat. Pertumbuhan ini semakin ditunjang dengan munculnya kaset video sebagai media. Dengan adanya teknologi VCR, masyarakat bisa memperoleh anime kesayangan mereka dalam bentuk video. Hal inilah yang kemudian mendorong munculnya versi video sebuah anime yang langsung dijual kepada masyarakat tanpa harus ditayangkan di televisi terlebih dahulu. (Dikenal dengan istilah OVA – Original Video Animation atau OAV – Original Animated Video).
Pada era 80 sampai 90-an awal, Akira Toriyama dan Rumiko Takahashi disebut-sebut sebagai mangaka yang menguasai dunia anime dan manga. Toriyama dengan anime Dragon Ball nya yang muncul mulai tahun 1986 dan Takahashi dengan karya-karyanya seperti Urusei Yatsura dan Ranma ½ serta Maison Ikkoku yang bertema komedi dan roman. Selain Toriyama dan Takahashi, ada seorang mangaka lain yang namanya juga dikenal di kalangan penggemar anime dan manga. Ia adalah Go Nagai. Berbeda dengan mangaka lainnya, Go Nagai banyak menghasilkan karya-karya yang cenderung untuk konsumsi orang dewasa karena di dalamnya seringkali ditemukan materi untuk dewasa. Selain itu, Go Nagai juga dikenal sebagai pencipta super robot.
Sutradara ternama dari Jepang pada saat itu adalah Otamo Katsuhiro dengan karyanya yang terkenal Akira (1988). Akira merupakan anime yang terkenal dalam skala internasional dan dianggap sebagai tonggak baru dalam anime. Sutradara lain yang juga mempengaruhi perubahan dalam dunia anime adalah Shiro Masamune. Melalui manganya Appleseed dan Black Magic M-66ia menyuguhkan cerita dengan setting masa depan di mana batas antara teknologi dengan kemanusiaan menjadi semakin kabur. Pada tahun 1995 Shiro menghasilkan Kokaku Kidoutai (dikenal dengan Ghost In The Shell) yang terkenal.
Selain tema-tema khayalan seperti karya Otamo dan Shiro, juga mulai bermunculan anime dengan tema yang lebih serius dan nyata. Keiji Nakazawa mengangkat tema korban Hiroshima dengan judul Hadashi no Gen yang diangkat menjadi anime pada tahun 1983 dengan sutradara Masaki Mari. Salah satu anime terkenal yang mengangkat tema serupa adalah Hotaru no Haka (Grave of the Fireflies). Dengan bermunculannya anime-anime dengan tema yang kompleks dan mendalam, maka anime telah menembus batasan “hanya untuk anak-anak” dan telah menjadi tontonan bagi berbagai macam tingkat usia pemirsa.

STUDIO-STUDIO ANIME BERKUALITAS
Toshio Okada mengumpulkan beberapa orang pencipta anime dan mendirikan GAINAX. Pada tahun 80 dan 90-an, Gainax memproduksi anime-anime yang cukup signifikan dalam perkembangan dunia anime. Video pertama dari Gainax adalah Otaku no Video yang berkisah tentang dunia penggemar anime yang cukup unik tetapi tidak cukup untuk mengangkat nama mereka. Karya mereka yang berikutnya adalah Oneamitsu no Tsubasa Oritsu Uchuu Gun (Wings of Honneamise) merupakan cerita fiksi ilmiah yang terkenal. Diikuti kemudian dengan serial Top O Nerae! Gunbuster dan serial televisi Fushigi na Umi no Nadia (Nadia, Secret of Blue Water). Gainax kemudian merilis anime yang menjadi titik tolak baru yaitu Shinseiki Evangelion (Neon Genesis Evangelion) yang menawarkan konsep yang memadukan fiksi ilmiah dengan unsur psikologi.
Selain Gainax, juga ada Studio Ghibliyang didirikan oleh Isao Takahata dan Hayao Miyazaki. Pada tahun 1971, keduanya pernah menjadi sutradara serial Lupin Sansei dan kemudian berkolaborasi menciptakan Mirai no Shonen Conan. Karya Miyazaki yang signifikan adalah pada tahun 1978 yang berjudul Cagliostro no Shiro. Karya ini kemudian diikuti dengan Kaze no Tani no Nausicaa, Tenku no Shiro Rapyuta, Tonari no Totoro, Majo no Takkyubin, Kurenai no Tuta/Porco Rosso, Heisei Tanuki Gassen Ponpoko, dan Mononoke Hime. Saat ini, bisa dikatakan Studio Ghibli adalah rumah produksi anime yang menghasilkan anime-anime berkualitas tinggi baik dari segi art maupun cerita. Karya terbaru Miyazaki, Sen to Chihiro no Kamikakushi(Spirited Away), berhasil memenangkan penghargaan Academy Award tahun 2002.
Sekarang ini, sudah mulai banyak bermunculan rumah produksi yang menghasilkan anime-anime berkualitas tinggi baik dari art maupun cerita seperti GONZO Animation, BONES, Studio Pierrot, dan masih banyak lainnya. Demikian pula dengan para penciptanya (anime maupun manga) seperti CLAMP, Yuu Watase, dan yang lainnya. Selain itu, seiring dengan maraknya game console, juga mulai bermunculan anime-anime yang diangkat dari game seperti Sakura Taisen (beserta sekuel-sekuelnya) sampai dengan Gun Parade March (2003).

ANIME DI INDONESIA

Anime pertama yang tercatat di Indonesia kemungkinan adalah Wanpaku Omukashi Kum-Kum yang dikenal melalui media televisi (pada masa itu hanya ada 1 stasiun televisi yaitu TVRI) pada sekitar akhir tahun 70-an. Anime ini ditayangkan pada sore hari sekitar pukul 17.30 WIB. Memasuki era 80-an, di Indonesia mulai dikenal adanya VCR player (Beta kemudian disusul VHS) yang kemudian mengawali beredarnya anime secara luas. Pada awalnya yang masuk adalah Cyborg 009 (OVA). Kemudian muncul serial anime pertama yaitu Chodenji Mashin Voltes V (Voltus 5) yang mendapat respon sangat baik. Setelah kesuksesan Voltus, menyusul kemudian judul-judul anime lain dari berbagai genre. Selain Voltes, kemudian dikenal pula serial-serial seperti Sengoku Majin Goshogun, Uchuu Taitei God Sigma, Mazinger Z (Red Shadow), Getta Robo (Shogun Geta), Kotetsu Jeeg (Jeeg the Steel Robot), Ginga Shippuu Sasuraiger (Wonder Six), Cho Kosoku Galvion, Babiru 2 Sei (Babylon Tower), Mashin Hayabusa, Ikkyu San, Candy Candy, Hana no Ko Runrun (Lulu the Flower Angel), Uchuu Senkan Yamato (tidak semua serialnya, hanya versi movie) dan mungkin masih ada beberapa judul lainnya. Sekitar pertengahan tahun 80-an, anime-anime ini terhenti mendadak, bahkan ada yang baru muncul beberapa volume sudah berhenti tengah jalan. Menurut informasi, distributor anime Indonesia pada waktu itu mengalami kebangkrutan karena terjadinya pembajakan besar-besaran terhadap anime dan semenjak itu terjadi vakum anime di Indonesia selama beberapa tahun.
Pada awal tahun 90-an, berdiri stasiun televisi swasta pertama di Indonesia yaitu RCTI. Beberapa waktu setelah RCTI berdiri, mulai muncul anime lagi yaitu Doraemon. Doraemon kemudian berhasil mendongkrak kembali popularitas anime di Indonesia. Saat ini telah berdiri beberapa stasiun televisi swasta lainnya, dan masing-masing mempunyai program tayangan anime seperti yang ada sekarang ini.

SEJARAH MANGA
Manga adalah istilah yang digunakan untuk menyebut komik Jepang. Kata “manga” digunakan pertama kali oleh seorang seniman bernama Hokusai dan berasal dari dua huruf Cina yang artinya kira-kira gambar manusia untuk menceritakan sesuatu.
Pada akhir abad 18, manga mulai muncul untuk pertama kalinya. Buku komik yang pertama muncul adalah kibyoushi yang berisikan cerita dengan gambar beserta narasi dan dialog di sebelah/mengelilinginya. Tema yang diangkat pun bermacam-macam. Pada akhir abad 19, Jepang secara cepat menyerap budaya, pengetahuan dan teknologi Barat, sehingga kibyoushi tergeser keberadaannya.
Dalam sejarah manga, mungkin yang perlu dicatat adalah peranan Osamu Tezuka yang dikenal sebagai “God of Manga”. Tetsuwan Atom adalah manga karya Osamu Tezuka yang terkenal dan mendunia baik sebagai manga maupun anime.

Ore no Imouto ga Konna ni Kawaii Wake ga Nai 03

Akhirnyaaa..
bisa upload juga setelah 2 hari gagal upload

masih seperti kemarin, ternyata MediaFire dan IDWS masih error
jadi file diupload ke FileServe

Download Link :
(Edited) Pindah ke Mediafire

Download

Information :

Format : MKV
Codec : MP4
Ukuran : 185 MB

Gabungkan file yang telah di download dengan HJ Split
Di Episode 03 ini edisi subtitle Bahasa Gaul dikerjakan oleh Slyp
(http://www.facebook.com/profile.php?id=1527242536)

Enjoy!