Arsip Kategori: Budaya Jepang

Funkot, musik dugem Indonesia yang booming di Jepang

Ternyata ada loh musik Indonesia yang terkenal sampai ke Jepang sana! Mau tahu? Ayo baca artikel ini.

Funkot Itu Apa?

Funky Kota, atau yang lebih popular dengan sebutan Funkot, merupakan jenis musik yang sering dimainkan pada klub – klub dan diskotik di daerah Kota. Musik ini merupakan sub genre dari musik house atau funky di mana musik dimainkan dengan tempo upbeat dan dengan bass line yang menggema, sangat cocok untuk mengiringi para pengunjung ‘berajojing’ ria. Funky Kota sendiri merupakan pengembangan lanjut dari musik house dimana terdapat unsur – unsur musik lokal Indonesia yang dimasukkan seperti dangdut, campur sari, gamelan, dan sebagainya walaupun tidak selalu. Umumnya musik Funkot merupakan versi remix dari musik – musik lokal Indonesia yang sedang naik daun, namun tidak jarang pula para DJ Funkot yang me-remix musik – musik dari artis – artis luar negeri. Kata Funky Kota itu sendiri muncul dengan hanya menggabungkan kata Funky dan Kota yang digunakan untuk menyebut jenis musik disko yang sering dimainkan di daerah Kota. Funky Kota juga memiliki sebutan lain seperti House Kota, Timplung, dan Tung – Tung. Tung –Tung, merupakan kata yang terbentuk berdasarkan bunyi dari musik Funky Kota itu sendiri yang menyerupai suara “tung – tung – tung – tung”. Musik ini kadang diidentikkan dengan musik terminal dan musik angkot karena biasanya musik ini dimainkan pada diskotik di dekat terminal di mana pengunjungnya adalah para supir angkutan.

Selain karakteristik dasarnya yang merupakan campuran genre house dan dangdut, Funkot dikenal dengan tempo lagunya yang cepat (180 BPM), khas funkot adalah pattern triplet bass kick, cowbell, dan banyak sampling. Genre yang awal mulanya terkenal di Kota kemudian dibawa di Jepang oleh DJ Jet Baron yang kemudian diikuti oleh banyak DJ di sana dan akhirnya menjadi sukses besar di Jepang. Jadi salah anggapan bahwa sebenarnya lagu funkot hanya sekadar ‘lagu angkot’.

Lanjutkan membaca Funkot, musik dugem Indonesia yang booming di Jepang

Peran bunga dalam kehidupan masyarakat Jepang.

Sambil nunggu rilisan yang lain, silakan baca-baca dulu deh artikel di bawah ini.

Bunga sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Jepang. Di negeri yang memiliki 4 musim sehingga bunga tidak dapat mekar begitu saja setiap saat bunga justru mudah ditemukan dalam kehidupan mereka. Di bulan Januari hingga bulan Maret saja terdapat dua ritual merangkai bunga yang dilakukan oleh hampir seluruh warga Jepang.

Pada saat Oshogatsu (tahun baru) masyarakat Jepang umumnya memasang kadomatsu (rangkaian bunga berupa gabungan daun cemara, aprikot yang digabungkan dengan potongan batang bambu) yang mengapit pintu rumah. Cemara melambangkan keabadian, aprikot melambangan kemuliaan dan bambu melambangkan kedinamisan.

Di Jepang, tanggal 3 Maret merupakan hari perayaan bagi anak perempuan. Pada tanggal tersebut diselenggarakan Hina Matsuri (Festival Boneka/Festival Anak Perempuan). Tentu saja selain memajang boneka hina ningyo keluarga Jepang yang memiliki anak perempuan akan memasang ikebana/rangkaian bunga berupa ranting pohon dengan bunga persik yang sedang mekar.

A. Ikebana

Kata ikebana merupakan gabungan dari kata ‘ike’ yang berari ‘hidup’ atau ‘tumbuh’ dan kata ‘hana/ bana’ yang berarti ‘bunga’. Jadi, secara etimologi ikebana berarti ‘bunga hidup’. Secara populer, ikebana diterjemahkan sebagai ‘seni merangkai bunga’.

Lanjutkan membaca Peran bunga dalam kehidupan masyarakat Jepang.

Sejarah Anime di Indonesia Tahun 2000-2003 (Bagian III-Selesai)

Pada periode ini pastilah Anda mengenal semua anime yang akan dibahas disini, periode ini adalah puncak kesuksesan anime di Indonesia dengan hadirnya TV7 sebagai stasiun TV yang paling banyak menyiarkan anime-anime pada masa itu. Artikel bagian akhir ini lumayan agak panjang, silakan menikmati.

Tahun 2000-2003

Anime mulai kembali meraih kesuksesan besar setelah stasiun televisi SCTV membuat gebrakan baru dengan program Animax-nya menayangkan anime Rurouni Kenshin yang diubah dengan judul Samurai X. Kisah seorang samurai pengembara ini menjadi demikian populer sehingga anime mengalami ‘kebangkitan’ kembali yang masih berlangsung hingga beberapa tahun kemudian. Serial anime Pokemon misalnya, ditayangkan pada jam tayang utama di SCTV dan termasuk yang pertama di Indonesia untuk tayangan film animasi. Hal ini merupakan suatu bukti nyata terhadap pengakuan keberadaan anime di Indonesia, karena melalui tayangan-tayangan tersebut sekali lagi masyarakat diperkenalkan bahwa sesungguhnya anime bukanlah sekedar hiburan untuk anak-anak saja. Hal ini dapat dilihat dari kecenderungan pemirsa yang lebih dewasa juga semakin menyukai film-film animasi buatan negeri Sakura tersebut.

Selain itu tayangan anime juga tampak mulai mendominasi tayangan film-film animasi di sejumlah stasiun televisi. Dunia anime di Indonesia memasuki babak baru dalam perkembangannya yang dianggap signifikan. Hampir setiap hari ditayangkan serial anime-anime populer, beberapa diantaranya seperti Samurai X, Sakura Wars, Dual!, Popolocrois, dan Pokemon oleh SCTV; Card Captor Sakura dan Fushigi Yuugi oleh TPI; Crayon Shinchan oleh RCTI; Meitantei Conan dan Inuyasha oleh Indosiar. Genre anime yang ditayangkan juga lebih beragam jika dibandngkan dengan anime-anime yang masuk pada periode 1980. Menyusul kesuksesan Pokemon, mulai gencar ditayangkan anime-anime dimana memiliki tema karakter yang serupa yaitu seperti Digimon Series maupun Monster Farm.
Lanjutkan membaca Sejarah Anime di Indonesia Tahun 2000-2003 (Bagian III-Selesai)

Sejarah Anime di Indonesia Tahun 1990-1999 (Bagian II)

Wah kemarin banyak yang berkunjung yah, sampai saat saya tulis ini sudah 51 like Facebook. Tumben.

Tahun 1990-1999

Anime mulai kembali eksis di Indonesia pada awal tahun 1990-an, yaitu seiring dengan bermunculan stasiun-stasiun televisi baru seperti RCTI disusul kemudian oleh SCTV dan Indosiar. Stasiun-stasiun TV tersebut mulai gencar menayangkan sejumlah judul anime yang kemudian menjadi hits atau populer terutama oleh target pemirsa anak-anak, diantaranya seperti Doraemon, Saint Seiya, Sailor Moon, Magic Girls, Magic Knight Rayearth, Born to Cook, Dragon Ball, Shulato dan masih banyak judul lainnya yang pernah ditayangkan oleh stasiun televisi sehingga secara tidak langsung mendukung perkembangan anime di Indonesia.

Anime Doraemon mulai diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia sejak tahun 1991 yang ditayangkan oleh RCTI. Kisah serial Doraemon yang menampilkan kehidupan sehari-hari dari karakter Doraemon, Nobita, dan kawan-kawannya ini menjadi sangat populer dikalangan anak-anak bahkan orang dewasa. Hal ini karena meskipun dengan cerita yang sederhana karena memang ditujukan untuk target pemirsa anak-anak, namun ditampilkan secara menarik sehingga serial ini sampai sekarang mampu bertahan hingga selama lebih dari 20 tahun sejak pertama kali penayangannya.

Meskipun belum dapat mengalahkan dominasi film-film animasi Amerika namun dapat dikatakan dengan ditayangkannya anime-anime tersebut merupakan suatu pernyataan bahwa anime masih dapat berkembang dan diterima oleh masyarakat. Hal ini tentu saja mendapat respon positif serta merupakan sesuatu yang menggembirakan bagi para otaku di Indonesia.
Lanjutkan membaca Sejarah Anime di Indonesia Tahun 1990-1999 (Bagian II)

Sejarah Anime di Indonesia (Bagian I) Tahun 1980-1989

Karena belum ada rilisan, saya buat artikel tentang Sejarah Anime di Indonesia yah, artikel ini akan dibagi dalam beberapa bagian, yaitu dari era 1980-2003 sebagai artikel bersambung. Oh iya artikel ini merupakan pengembangan dari artikel ‘Anime & Manga dari waktu ke waktu didalam perkembangan kultur Indonesia pada masa Orde baru’ yang ditulis oleh Warsong.

Pendahuluan

Anime masuk di Indonesia pertama kalinya adalah sekitar awal tahun 1980-an yang pada masa tersebut hadir dalam format video kaset. Tahun-tahun selanjutnya perjalanan hidup anime mengalami pasang surut dan sempat vakum seiring berakhirnya era mesin video Beta pada akhir tahun 1980-an. Sedangkan stasiun televisi lebih banyak memberikan jam tayangnya untuk animasi buatan Amerika atau Eropa yang dianggap lebih mudah memperoleh popularitas. Anime kemudian tidak lagi dianggap sebagai suatu trend sehingga sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan.

Hingga akhirnya pada pertengahan tahun 1990-an anime mulai kembali eksis dan merupakan hal yang menggembirakan bagi penggemar anime di Indonesia. Stasiun-stasiun televisi mulai kembali gencar menayangkan acara anime. Saint Seiya, Sailor Moon, Magic Girls, Magic Knight Rayearth, Dragon Ball, Shulato dan masih banyak judul lainnya yang pernah ditayangkan mendapatkan respon positif dari pada penggemarnya dimana masih tetap eksis walaupun sebagai kelompok minoritas dan secara tidak langsung mendukung perkembangan anime di Indonesia.

Kemudian pada tahun-tahun terakhir ini anime mulai kembali menjadi booming lagi di Indonesia. Seperti yang dapat dilihat dari kepopuleran anime Pokemon dan Crayon Shinchan yang menghebohkan sekaligus paling kontroversial pada beberapa tahun yang lalu. Hal ini dapat dilihat dengan banyaknya porsi tayang untuk anime yang mulai mendominasi program film animasi di berbagai stasiun televisi. Beberapa diantaranya seperti Doraemon, Saint Seiya, Sailor Moon, Crayon Shinchan, Medabots, Card Captor Sakura, Beyblade, Inuyasha, Pokemon, Digimon, Minky Momo, Creamy Mami, Shaman King, Ghost at School. Bubu Chacha, One Piece, Hunter X Hunter, Cashern dan Hamtaro.

Lanjutkan membaca Sejarah Anime di Indonesia (Bagian I) Tahun 1980-1989

Asal Muasal J-Pop

Original Article taken from IndoAnime.net archive

J-pop merupakan singkatan dari Japanese Pop dan mengacu pada Musik populer di Jepang. Istilah J-pop diambil dari sebuah stasiun radio “J-WAVE” yang menunjukkan jenis musik yang berbeda dari musik rakyat. Penyanyi dari J-pop adalah musisi yg terkenal dan juga seiyuu.


Arti dari J-Pop

J-pop atau Japanese Pop merupakan istilah umum yang mengandung banyak jenis (genre) musik Jepang seperti pop, rock, dance, rap dan soul. Di Jepang, istilah J-pop digunakan untuk membedakan gaya musik modern dengan musik klasik Jepang yang disebut dengan Enka atau bentuk ballad dari Jepang tradisional. Kerap kita mendengar istilah seperti J-rock, Visual Kei dan J-rap, namun semua istilah tersebut berada di dalam naungan J-pop.

Di kawasan Nagoya, istilah Z-pop digunakan untuk musik-musik yang populer di kawasan tersebut. Beberapa lagu Enka seperti yang dinyanyikan oleh Miyuki Nakajima dan Anzenchitai bisa dianggap berada dalam kategori baik Enka ataupun J-pop. Toko-toko musik di Jepang umumnya membagi jenis musik dalam kategori J-pop, Enka, Klasik serta kategori Inggris/internasional.

Sejarah dan Perkembangan J-pop

Akar dari J-pop berawal dari musik Jazz yang menjadi populer pada awal era Showa. Awal Era Showa dimulai pada tahun 1926 oleh Kaisar Hirohito sampai dengan masa Perang Dunia II 1945. Musik Jazz memperkenalkan berbagai jenis alat musik yang sebelumnya hanya dipergunakan untuk musik klasik dan dalam militer, dalam berbagai bar dan klub seperti “Ongaku Kissa” yang merupakan salah satu tempat pertunjukkan Jazz yang terkenal.
Namun dalam masa Perang Dunia II, musik jazz sempat terhenti akibat tekanan dari tentara kerajaan Jepang. Setelah masa perang berakhir, Tentara Amerika Serikat memperkenalkan kepada Jepang jenis musik khas Amerika seperti boogie-woogie, mambo, blues dan country. Jenis-jenis musik tersebut dipertunjukkan oleh para musisi Jepang kepada pasukan tentara Amerika yang menempati markas AS di Jepang. Lagu seperti “Tokyo Boogie-Woogie” yang dinyanyikan oleh Sizuko Kasaoki (1948), “Tennesse Waltz” oleh Eri Chiemi (1951), “Omatsuri Mambo” oleh Misora Hibari dan “Omoide no Waltz” oleh Izumi Yukimura menjadi populer di Jepang. Bahkan musisi luar seperti Jazz At The Philharmonic dan Louis Armstrong pernah mengunjungi Jepang untuk melakukan pertunjukkan. Tahun 1952 merupakan tahun dimana musik Jazz membooming. Namun, Jazz bukanlah jenis musik yang mudah dipelajari sehingga sebagian besar musisi amatir Jepang mempelajari musik country yang dianggap paling mudah dipelajari.

Demam Rock and Roll mulai melanda Jepang pada tahun 1956 oleh sebuah grup musik country, Kosaka Kazuya and Wagon Masters yang merilis album “Heartbreak Hotel”, yang aslinya dibawakan oleh sang raja Elvis Presley. Wabah rock and roll ini mencapai titik puncaknya pada tahun 1959 dengan munculnya sebuah film yang memfokuskan ada pertunjukan grup rock and roll Jepang. Turunnya pamor rock and roll di Amerika Serikat diikuti oleh Jepang seiring dengan banyaknya grup di Jepang yang tak lain hanya meniru Rock and Roll Amerika.

Lanjutkan membaca Asal Muasal J-Pop

Gundam

Kalau mendengar namanya, Gundam, pasti banyak yang bingung. Apa itu gundam? Tapi bagi pencinta film karakter dari Jepang pasti langsung kenal. Film ini berupa serial yang disukai tidak hanya oleh anak-anak saja tapi juga oleh orang dewasa. Cerita gundam penuh dengan action dan kepahlawanan. Tidak heran, serial ini sangat terkenal di Jepang sampai dibuat robot mainan dari tokoh karakter dalam serial tersebut.

Sejarah Gundam

Gundam (Gandamu dlm bhs Jepang) adalah serial animasi Jepang yang pertama kali muncul di TV Jepang sekitar April 1979 dengan judul “Mobile Suit Gundam”. Gundam sendiri adalah mesin perang dalam bentuk robot raksasa yang dikemudikan oleh seorang pilot.

Gundam adalah sebutan bagi mainan robot yang diciptakan oleh Yoshiyuki tomino, seorang pencipta anime dari Jepang. Beliau ini juga seorang penulis skenario terkenal di sana. Pada awalnya gundam dibuat dalam bentuk anime yaitu animasi dalam gaya Jepang, yang diputar pada stasiun televisi.

Serial pertama yang ditayangkan di televisi Jepang dan membuat gundam menjadi terkenal adalah Mobile suit Gundam. Jangan heran lho, kalau serial gundam ini memilki jam tayang yang lama dan serial yang panjang. Pada sekitar tahun 80-an, serial gundam ini meraih penghargaan Anime grand prix award di Jepang.

Lanjutkan membaca Gundam

Dogeza

Di anime Onii-chan no Koto, ada 2 episode yang menyinggung tentang dogeza.
Sebelumnya saya pernah membahas tentang Ojigi, yaitu budaya menunduk satu sama lain di Jepang untuk memberikan rasa hormat pada lawan bicara. Dogeza dilakukan biasanya untuk meminta maaf atas kesalahan kita.

SS1

SS2

Bagaimanakah dogeza dilakukan? Simak langkah-langkahnya dalam video berikut ini.

Enjoy!

Upacara Shichi-go-san (7-5-3)

Yoho… udah lama ga posting tentang budaya Jepang haha..
Karena di Oniichan no Koto 01 ada disinggung mengenai Upacara Shichi-go-san, saya akan coba membahas sedikit mengenai shichi-go-san ini.

Shichigosan adalah hari festivalnya anak – anak Jepang yang berumur 3 dan 7 tahun untuk anak perempuan dan 3 dan 5 tahun untuk anak laki laki.
Shichigosan sendiri terdiri dari 3 kata: Shichi – Go – San yang artinya Tujuh – Lima – Tiga.
Ini adalah suatu tradisi yang pada umumnya dilakukan oleh semua anak-anak Jepang ketika tiba saatnya buat mereka.
Biasanya setiap tahun diadakan pada tanggal 15 November atau suatu hari di akhir pekan yang paling dekat dengan tanggal tersebut, karena Shichigosan bukan hari libur nasional Jepang.

Gambar 1 : Anak Laki-laki dengan Hakama

Bagi masyarakat Jepang, umur 3,5 dan 7 tahun dianggap sebagai umur yang sangat penting dalam pertumbuhan anak. Shichigosan diadakan untuk menghormati anak- anak.

Pada hari ini, untuk pertama kalinya anak perempuan berumur 7 tahun mengganti pengikat yang biasanya dipakai untuk mengikat kimononya dengan obi, pengikat tradisional, dan anak laki laki berumur 5 tahun memakai hakama, yang diikatkan dipinggang dan seperti rok panjang dibiarkan memanjang sampai kira kira pergelangan kaki,untuk pertama kalinya di depan umum. Umur 3 tahun untuk anak laki laki dan perempuan adalah menandakan mereka dijinkan untuk membiarkan rambutnya tumbuh karena sebelum umur 3 tahun mereka diharuskan memotong rambut dengan potongan tertentu.

Gambar 2 : Anak Perempuan dalam perayaan Shichi-go-san.

Shichi-Go-San dikatakan berasal dari kebiasaan para bangsawan pada Periode Heian ( tahun 794 – 1195 ) yang selalu merayakan acara melepas anak-anaknya memasuki umur pertengahan masa kanak kanaknya.
Kenapa umur pada 3, 5 dan 7 tahun? Karena orang Jepang percaya angka ganjil adalah angka keberuntungan. Pada era jaman Kamakura ( 1185-1333), pelaksanaan diatur pada setiap tanggal 15 November.

Pada Jaman Meiji( 45 tahun berkuasanya rezim Meiji dari 23 Oktober 1868 sampai 30 Juli 1912), kebiasaan ini ditiru oleh masyarakat umum temasuk kebiasaan ritual mengunjunjugi kelenteng untuk mengusir roh toh jahat dan memohon hidup yang yang sehat dan umur yang panjang.
Tradisi ini juga sedikit berubah pada jaman Meiji. Pada jaman inilah kebiasaan memotong rambut dengan potongan tertentu sebelum berumur 3 tahun itu ditiadakan, anak laki laki yang berumur 3 atau 5 tahun dan anak perempuan yang berumur 7 tahun masih memaki kimono (Kebanyakan buat pertama kalinya), ketika mengunjungi kelenteng. Ada juga anak anak yang dipakaikan pakaian dengan gaya barat oleh orang tuanya ketika ini.

Kaomoji

Komunikasi lewat tulisan memiliki kelemahan mendasar dibanding dengan secara lisan. Apa itu? Ekspresi…. Ya, dengan ekspresi orang lain dapat mengerti kondisi kita.

Namun kelemahan ini membuat pola pikir manusia menjadi kreatif alias tidak menyerah akan kekurangan di sisi ini. Solusi tersebut telah kita kenal sebagai emoticon smiley yang terdiri dari karakter khusus seperti titik dua (:), dash (-) dan tanda kurung. Misalnya, jika kita memberitahukan status bahagia kita di situs sosial seperti Facebook, cukup sertakan karakter 🙂 pada akhir kalimat sehingga bila dibaca dengan kepala menyamping akan terlihat seperti wajah yang tersenyum.

Walaupun demikian, kepala yang terus-menerus dengan posisi miring akan membuat otot kita sakit (bahu kiri mengalami tegangan kompresi, sedangkan bahu kanan mengalami tegangan tarik, menurut Aaron Deutschman dalam bukunya Machine Design, Theory and Practice) sehingga banyak yang menganggap bahwa smiley sudah basi. Ada emoticon dari Jepang yang memiliki sebutan kaomoji (顔文字) yang mulai merebak di kalangan netter. Keunggulan dari emoticon ini sudah jelas, yaitu membuat kepala kita lurus sehingga tidak sakit bahu lagi.

Secara harafiah, kao berarti wajah, dan moji berarti huruf. Jadi, bisa diartikan bahwa kaomoji adalah huruf-huruf yang dapat mencerminkan ekspresi wajah.

Tampilan kaomoji lebih ekspresif, dibandingkan face mark buatan Amerika, seperti 😀 atau 😛 atau :-). Memahaminya pun tidak perlu memiring-miringkan kepala Anda. Cukup sedikit berimajinasi dengan menatapnya secara tegak lurus, seperti kita membaca biasa. Unsur-unsur karakter khusus yang membentuknya biasanya terdiri dari tanda kurung tutup sebagai wajah, tanda kutip sebagai mata, dan garis bawah sebagai mulut. Kadang kita pun dapat menambahkan gerakan tangan dengan menyisipkan karakter tertentu. Sekilas mirip dengan tokoh-tokoh kartun gaya Jepang. Mukanya bulat, dengan ekspresi mata khas kartun anime. Elemen utamanya adalah karakter tanda kurung yang membentuk pipi dan dan garis bawah yang membentuk mulut.

Contohnya, (^_^) yang digunakan untuk mengekspresikan senyum, atau sedang bahagia. Kalau senyum terpaksa, hilangkan saja tanda kurungnya, sehingga menjadi ^_^. Ingin menggunakan ekspresi tangan? Bisa saja. Misalnya ingin mengacungkan jempol tanda salut, tinggal ketik seperti ini (^_^)d. Selain itu, Anda juga bisa menampilkan simbol keringat atau air mata yang sedang mengalir seperti (^ ^;) atau (T-T).

Kaomoji cukup fleksibel. Dengan karakter-karakter dasarnya, Anda masih bisa berkreasi lebih jauh untuk menciptakan simbol ekspresi yang lebih unik. Misalnya, saat Anda sedang ber-chatting ria dengan kawan Anda, dan ditanya apa yang sedang Anda lakukan, Anda bisa menjawabnya dengan gaya anime yang unik.
[Aku lagi santai sambil merokok nih (^ o ^)y-~~~~~]. Menarik kan?

Berikut ini adalah Contoh Kaomoji :

Tersenyum
(^_^)

Tersenyum
(^-^)

Tertawa lebar
(^O^)

Senyum simpul
(^.^)

Bersorak riang
\(^O^)/

Berseru
(^3^)

Senyum malu, tersipu
(*^-^*)

Senyum merona
(o^-^o)

Merasa terganggu
(“-”; )

Gugup
(-_-; )

Garuk-garuk kepala, tidak tahu
f(^_^)

Menangis
(T_T)

Menitikkan air mata
(; _ 😉

Manyun
(” ~ “)

Geram
(>_<) Marah (-_- #) Bete (+_+) Pusing (x_x) Bertanya-tanya, Bingung (?_?) Melotot, heran (@_@) Tidur (_ _)zzZZ Bosan sampai ketiduran (_ _') Good bye (^o^)/~~ Memohon m(_ _)m Mendengarkan w(^_^) Mencium (*^3^) Dicium (*^.^*) Malu (=_=) Tersipu (#^^#) Bermimpi (_ _)..ooOO Menulis ( ..)ᴓ Berlari ((( (((;^ ^) Tergesa-gesa C=C=(;' _') Putus asa (o_ _)o Acungkan jempol (^_^)b Tanda peace (^_^)v Ngajak berantem (p^ ^)p Merokok (" 3 ")y-~~~- Merokok y(^o^)..ooOO Ultraman (@|@) Satria Baja Hitam (@w@) ET (-)(-) Tikus (" )~ Kodok n("~")n Babi (^o_o^) Kucing (=^.^=)



Perkembangan kaomoji tak hanya sebatas tulisan ketik. Para penggila Kaomoji sampai rela mengembangkan boneka-boneka kaomoji dan gantungan kunci kaomoji yang lucu-lucu.